Kec. Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah

Sekolah
Alam Aminah

Berita

DLH Sukoharjo Dorong Sekolah Alam Aminah Wujudkan Sekolah Hijau dan Mandiri Kelola Sampah

Sukoharjo – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukoharjo terus mendorong terciptanya sekolah peduli lingkungan. Salah satu upayanya diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pengolahan Sampah dan Pengomposan yang digelar di Sekolah Alam Aminah (SAA) pada Selasa (13/11).

Kegiatan ini diikuti oleh para guru dan siswa dengan tujuan menumbuhkan kesadaran serta meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya pengelolaan sampah yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan.

Pelatihan ini dipandu langsung oleh tim DLH Sukoharjo, yakni Victor Akbar Vitali, S.T, Plt. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Limbah Non-B3 sekaligus Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda, serta Ellysa Amelia Putri, S.Si, Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Pertama.

Dalam paparannya, Victor menjelaskan pentingnya penerapan pengomposan sebagai langkah sederhana namun berdampak besar bagi pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.

“Pengomposan merupakan langkah nyata dalam mengurangi volume sampah organik. Sekolah bisa menjadi contoh bagaimana sampah dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan,” ujar Victor.

Sementara itu, Ellysa menyampaikan materi terkait jenis-jenis sampah dan cara pengolahannya agar pengelolaan di sekolah dapat dilakukan lebih tepat dan berkelanjutan.

“Setiap individu, termasuk anak-anak sekolah, memiliki peran penting dalam mengelola sampah. Dengan memahami jenis sampah dan cara pengolahannya, kita bisa meminimalkan volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan,” jelas Ellysa.

Gambar 1. Ellysa Amelia Putri, S.Si, Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Pertama Dinas Lingkungan Hidup Sukoharjo, memaparkan jenis-jenis sampah dan cara pengelolaannya secara efektif di Sekolah Alam Aminah.


Layla Alfiyyatur Rohmah, S.Pd, salah satu guru Sekolah Alam Aminah, menyampaikan apresiasinya atas edukasi yang diberikan DLH Sukoharjo.

“Selama ini, kami belum pernah mengolah sampah menjadi kompos. Kegiatan ini membuka wawasan baru bagi kami. Harapannya, anak-anak dan guru dapat menerapkan ilmunya sehingga Sekolah Alam Aminah bisa menjadi sekolah yang peduli lingkungan,” tuturnya.

Sosialisasi ini melengkapi dukungan DLH Sukoharjo terhadap Sekolah Alam Aminah dalam mewujudkan sekolah hijau yang mandiri dalam pengelolaan sampah dan peduli terhadap lingkungan. Sebelumnya, DLH Sukoharjo juga telah memberikan dukungan berupa 60 pohon dari berbagai jenis, tempat pemilahan sampah, serta alat pengomposan. 

Gambar 2. Antusiasme para guru dan siswa Sekolah Alam Aminah dalam sosialisasi pengolahan sampah dan pengomposan.


Melalui kolaborasi dan dukungan dari DLH Sukoharjo, Sekolah Alam Aminah berkomitmen untuk menerapkan hasil sosialisasi ke dalam kegiatan pembelajaran dan kehidupan sekolah sehari-hari. Langkah ini diharapkan menjadi salah satu langkah dalam mewujudkan pendidikan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

© Sekolah Alam Aminah